ISTIGHFAR
10:27 AM Lana 1 Comments
Siapa yang diampuni dosanya berarti dia tidak di siksa. Adapun jika dosa itu hanya sekedar ditutupi, maka dia akan tetap disiksa dalam batinnya. Siapa yang disiksa karena dosa baik secara batin maupun lahirnya, berarti dia tidak diampuni. Ampunan dosa terjadi jika dia tidak disiksa dengan suatu siksaan yang mestinya dia disiksa karena dosanya itu.
Istigfar mempunyai urgensi yang sangat besar dalam islam. Banyaknya ayat dalam Al-qur’an yang membicarakan masalah ampunan dan istighfar, baik berupa perintah, pujian maupun tuntutan. Allah telah memerintahkan Nabi-Nya, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk mengerjakan istighfar, sebagaimana firman-Nya,
“Dan mohonlah ampunan kepada allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.”(An-Nisa’:106).
Allah juga memerintahkan orang-orang mukmin untuk mengerjakannya. Firman-Nya,
“Dan, mohonlah ampunan kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang.(Al-Muzzammil:20).
Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“sesungguhnya hatiku benar-benar ada tutupan dan sesungguhnya aku benar-benar memohon ampunan kepada Allah seratus kali dalam sehari”. (H.R. Muslim,Abu Daud dan Ahmad).
“Demi yang diriku ada di tangan-Nya, sekiranya kalian tidak berdosa, maka Allah akan mematikan kalian dan Dia akan mendatangkan suatu kaum yang berdosa, lalu mereka memohon ampunan kepada Allah, sehingga Allah mengampuni mereka”.(H.R.Muslim,at-Tirmidzy dan Ahmad).
Bagaimanakah sekarang setelah kita mengerti tentang istighfar kita dapat melakukan suatu istighfar yang ‘bermutu’ di hadapan Allah Azza wa Jalla. Tentunya kita harus memenuhi beberapa syarat tertentu agar istighfar kita di terima. Diantara Syarat-syarat itu ialah:
1. Mengikhlaskan hati karena Allah dan menghadirkannya bersama lafazh yang terucap, karena ikhlas merupakan asas diterimanya setiap ketaatan. Jadi hati harus mempunyai keikhlasan untuk menghadap Allah, sambil menunjukkan ketundukan, kekhusu’an dan kepatuhan, mengiringi kata-kata yang terucap di lisan. Kata-kata yang terucap harus menerjemahkan keyakinan dan kekhusukan yang ada di dalam hati.
2. Tidak senantiasa melakukan dosa. Orang yang melakukan Istighfar harus melepaskan diri dari dosa yang pernah dilakukannya. Allah Azza wa Jalla berfirman “…dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya, sedang mereka mengetahuinya.”(Ali-Imran:13). Al-Fudhail bin Iyadh Rahimahullah berkata, “memohon ampunan tanpa meninggalkan dosa merupakan taubatnya para pendusta”(Fathul Bary, Majmu’ Al-Fatawa).
3. Membenarkan dengan hati dan keyakinan terhadap pahala.
4. Aktif mengerjakan berbagai macam kebaikan dan ketaatan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman “Tetapi orang yang berlaku zhalim kemudian ditukarnya kezhaliman itu dengan kebaikan (Allah akan mengampuninya), Maka sesungguhnya Aku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(An-Naml:11).
Setelah kita tahu syarat-syarat untuk beristighfar maka kita juga harus mengerti kepada siapa kita itu menghadap. Maka untuk itu kitapun harus mengetahui tentang adab-adab dalam beristighfar, yang di antaranya,
1. Dalam keadaan bersuci, yang didasarkan kepada sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam,”Tidaklah seseorang melakukan suatu dosa, kemudian dia bangkit bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian dia bangkit bersuci dan membaguskan bersucinya, kemudian memohon ampunan kepada Allah Azza wa Jalla, melainkan Allah mengampuni dosanya.” Kemudian beliau membaca ayat, “Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah?”(Ali Imran:135).
2. Memilih waktu-waktu yang utama, yaitu dengan memilih waktu yang sesuai untuk ketenangan dan kekhusyukan hati. Adapun waktu yang paling utama ialah pada waktu sahur. Allah telah memuji orang-orang yang memohon ampunan pada waktu-waktu sahur, dalam firman-Nya, “…dan orang-orang yang memohon ampun pada waktu sahur”(Ali Imran:17).
3. Banyak-banyak memohon ampunan. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,”Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepadaNya lebih dari tujuhpuluh kali dalam sehari.”
4. Hendaknya menjadikan Istighfar sebagai penutup segala urusan. Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu membuat kesimpulan mengenai ajal Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan turunnya surat An-Nashr, karena di dalam surat ini beliau diperintahkan untuk bertasbih dan istighfar.
Ikhwan wa Akhwat yang dirahmati Allah marilah kita sebagai makhluk Allah yang dapat berfikir, marilah mulai sekarang kita terus berfikir apa saja dan berapa banyak dosa yang telah kita lakukan. Marilah kita bermuhasabah sebelum kita melakukan kegiatan apa baiknya kegiatan yang akan kita lakukan lebih besar mana antara manfaat dan mafsadatnya, setelah itu kembali kita bermuhasabah untuk mengevaluasi apa-apa yang telah kita kerjakan guna memaksimalkan kegiatan kita selanjutnya. Bermuhasabahlah sendiri-sendiri karena sesungguhnya setiap makhluk itu mempunyai dosa yang berlainan dan janganlah mengkhususkan waktu tertentu saja dalam bermuhasabah.
Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu an laa ilaha illa Anta Astaghfiruka wa atubu Ilaika.
Pustaka :
Istighfar, Ahammiyah wa Hajatul-‘Abd Ilaihi, Ibnu Taimiyah, Dar Ibnu Hazm, Beirut 1415 H.
dari: www.ngajisalaf.net
BERTAUBAT DARI MEROKOK
1:58 AM Lana 0 Comments

Fakta-fakta
-
Rekomendasi WHO, 10/10/1983 menyebutkan seandai nya 2/3 dari yang dibelanjakan dunia untuk membeli rokok digunakan untuk kepentingan kesehatan, niscaya bisa memenuhi kesehatan asasi manusia di muka bumi.
-
WHO juga menyebutkan bahwa di Amerika, sekitar 346 ribu orang meninggal tiap tahun dikarenakan rokok.
-
90% dari 660 orang yang terkena penyakit kanker di salah satu rumah sakit Sanghai Cina adalah disebabkan rokok.
-
Prosentase kematian disebabkan rokok adalah lebih tinggi dibandingkan karena perang dan kecelakaan lalulintas.
-
20 batang rokok perhari menyebabkan berkurangnya 15% haemoglobin, yakni zat asasi pembentuk darah merah.
-
Prosentase kematian orang yang berusia 46 tahun atau lebih adalah 25 % lebih bagi perokok.
Dugaan-dugaan Dusta
-
Merokok membantu berfikir, padahal kenyataannya merokok bisa menceraiberaikan pikiran, mengurangi konsentrasi berfikir karena rokok menyebabkan penyempitan nafas dan keringnya tenggorokan.
-
Merokok membantu menenangkan urat saraf, padahal sebaliknya rokok berpengaruh buruk pada urat saraf, sebagaimana ia menyebabkan kencang nya detak jantung dan itu sangat berbahaya.
-
Merokok memperbanyak teman dengan saling menawar kan rokok dan berbasa-basi di dalamnya. Ternyata inipun keliru, sebab pada kenyataannya teman-teman yang dimaksud adalah teman-teman buruk.
-
Merokok menghilangkan rasa lelah, padahal justeru menambah kelelahan dan kepayahan karena tergang gunya banyak organ tubuh, seperti urat saraf, alat pencernaan dsb.
-
Merokok bisa mengusir kesedihan dan kegalauan, padahal ia mendatangkan kesedihan, kegalauan dan bencana, di antaranya karena ia harus terus merogoh kantongnya, dan dengan merokok berarti ia secara terang-terangan melakukan maksiat kepada Allah.
Bahaya Merokok
Merokok sangat berbahaya dan merusak keseha tan. Di antara bahaya merokok adalah:
-
Melemahkan iman dan menjauhkan diri dari Tuhan.
-
Mengurangi nafsu makan.
-
Menyebabkan penyakit TBC.
-
Menyebabkan sesak nafas.
-
Menyebabkan sulitnya pencernaan makanan.
-
Menyebabkan rusaknya hati.
-
Menyebabkan berhentinya detak jantung.
-
Menyebabkan penyakit kanker.
-
Menyebabkan batuk dan lendir.
-
Menyebabkan lemas dan kurus.
-
Menyebabkan luka lambung.
-
Menyebabkan kebakaran.
-
Menyebabkan keengganan isteri terhadap suaminya.
Mungkin beberapa penyakit di atas belum tampak pada masa muda karena daya tahan tubuh yang diberikan Allah Subhannahu wa Ta'ala. Tetapi pada masa tua, berbagai penyakit itu akan bereaksi kecuali jika Allah menghendaki yang lain.
Bagaimana Memerangi Rokok ?
Tak disangsikan bahwa setiap penyakit ada obatnya. Adapun untuk mengatasi kecanduan merokok di antaranya adalah hal-hal berikut:
-
Tarbiyah (pendidikan) keimanan yang sungguh-sung guh untuk setiap individu masyarakat.
-
Adanya teladan yang baik saat di rumah, sekolah dan lingkungan lainnya.
-
Melarang para guru merokok di depan murid-murid nya terutama yang masih berusia belia.
-
Penerangan yang gencar dan intensif tentang bahaya merokok.
-
Membebankan pajak yang tinggi terhadap berbagai jenis rokok.
-
Melarang merokok di tempat-tempat kerja, stasiun, bandara dan tempat-tempat umum lainnya.
-
Menyebarkan fatwa para ulama yang menjelaskan tentang haramnya rokok.
-
Menyebarkan nasihat-nasihat dan peringatan-peringa tan para dokter tentang bahaya rokok.
-
Peringatan tentang bahaya rokok dalam ceramah-ceramah, khutbah dan lainnya.
-
Nasihat secara pribadi kepada perokok.
Serba-serbi Rokok
-
Setiap harinya ada 44 orang meninggal dunia di Inggris akibat rokok.
-
Setengah batang terakhir rokok mengandung zat yang jauh lebih berbahaya dari setengah yang pertama.
-
Pemerintah Italia pada tahun 1962 melalui UU. No. 65 melarang melakukan iklan rokok dan berbagai hal yang berkaitan dengannya.
-
Sebagian dokter berkata, dalil-dalil sangat kuat sehing ga sampai pada tingkat tidak ada jalan lain menurut perasaan kita sebagai dokter yang bertanggung jawab terhadap kesehatan umat manusia kecuali kita harus memperingatkan masyarakat dari bahaya rokok yang mengancam mereka. Karena itu mereka harus berhen ti merokok!
-
Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Masuti sangat keras dalam hal rokok, sehingga buku-buku yang ditulisnya banyak membahas tentang haramnya rokok, di antaranya:
"Pemahaman dan Penjelasan tentang Bahaya Tembakau yang dikenal dengan Nama Rokok"
"Mutiara-mutiara Pilihan dalam Penjelasan Tentang Haramnya Tembakau yang dikenal dengan Nama Rokok."
"Penjelasan dan Keterangan Tentang Haramnya Merokok."
Dan dikatakan bahwa rokok dikenal di dunia Arab dan dunia Islam pada umumnya sekitar tahun 1012 H.
Perlakuan Terhadap Perokok Tempo Dulu
Syaikh Abdullah bin Muhammad rahimahullah berkata: "Adapun orang yang mengisap rokok, jika ia mengisapnya setelah mengetahui hukumnya haram, maka ia dicambuk 80 kali dengan cambukan ringan yang tidak membahayakannya. Dan jika dia mengisapnya karena kebodohannya maka tidak ada sangsi atasnya dan ia diperintahkan bertobat dan beristighfar. Dan jika ada orang mengatakan, rokok itu tidak haram, juga tidak halal, maka dia adalah orang bodoh yang tidak mengerti apa yang dikatakannya. Beliau juga mengatakan, 'Orang yang menanam tembakau harus dihukum, juga orang yang menyimpannya di dalam rumah atau mengisapnya, dia harus dihukum.'
Fatwa-fatwa
Ditanyakan kepada Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, 'Apa hukum mengisap rokok berikut dalil nya dari Al-Qur'an dan Al-Hadits?'
Jawab: Rokok adalah haram. Dalilnya adalah firman Allah:
"Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepada mu." (An-Nisa: 29)
"Dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri dalam kebinasaan." (Al-Baqarah: 195)
"Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan." (An-Nisa: 5)
Lalu Allah dalam banyak ayatNya melarang kita berlaku boros. Dan, tak diragukan lagi membeli rokok adalah pemborosan dan sekaligus perusakan kesehatan, sehingga termasuk hal yang dilarang. Dalam Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang membuang-buang harta. Dan tentu membelanjakan uang untuk rokok adalah mem buang uang. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Tidak boleh mendatangkan bahaya dan membalasnya dengan bahaya."
Dan semua tahu, merokok sangat membahayakan. Di samping itu, jika telah kecanduan rokok, seseorang akan sakit dan sesak dadanya jika tak mendapatkannya. Padahal itu sama dengan memaksakan untuk dirinya sesuatu yang tidak ia perlukan.
Akhir yang Memilukan
Ia seorang pemuda berusia 25 tahun dan pecandu rokok selama bertahun-tahun. Suatu ketika ia masuk ke rumah sakit karena sakit mendadak, yakni lemah jantung. Selama berhari-hari ia dirawat di ruang gawat darurat dengan berbagai peralatan kedokteran yang canggih. Dokter yang menangani pasien tersebut menyarankan kepada para perawat agar pasiennya itu dijauhkan dari rokok, karena rokok itulah penyebab utama sakitnya, bahkan dokter memerintahkan agar setiap yang besuk diperiksa agar tidak secara sembunyi-sembunyi memberi kan rokok kepadanya. Selang beberapa lama kesehatannya pulih lagi. Ia kembali melakukan kegiatan-kegiatannya. Namun satu hal, ia tidak mengindahkan nasihat dokter agar berhenti merokok.
Suatu hari, pemuda tersebut hilang, orang-orang pun sibuk mencarinya. Mereka akhirnya menemukan pemuda tersebut tergeletak tewas di sebuah kamar mandi dengan memegang rokok. Kita berlindung kepada Allah dari kesudahan yang demikian.
Bagaimana Meninggalkan Kebiasaan Merokok?
Sekarang, Anda insya Allah telah terbuka untuk meyakini haramnya rokok. Juga, Anda telah meyakini bahaya-bahayanya, baik terhadap diri Anda sendiri maupun terhadap masyarakat. Mudah-mudahan Allah memudahkan Anda bertobat. Inilah yang diharapkan dari Anda. Jika Anda telah berusaha kuat meninggal kan kebiasaan merokok, maka ikutilah langkah-langkah berikut ini:
-
Setelah engkau ketahui bahaya-bahaya rokok, mulailah berfikir untuk meninggalkannya dan kuatkan keya kinanmu untuk itu dengan bertawakkal penuh kepada Allah.
-
Buatlah evaluasi harian tentang keburukan-keburukan rokok terhadap dirimu, teman-temanmu, anak-anakmu, tetangga-tetanggamu dan lainnya.
-
Jauhkanlah dirimu semampu mungkin dari merokok dan asap rokok. Usahakan untuk selalu berada pada udara yang bersih dan sibukkanlah dirimu dengan hal-hal yang bermanfaat.
-
Jika engkau telah mengetahui bahaya rokok dan engkau yakini haramnya, maka hendaknya engkau membenci dan meninggalkannya karena Allah, dan jauhilah dari berteman dengan para perokok.
-
Pakailah sikat gigi, siwak atau sejenisnya jika engkau diserang keinginan merokok kembali.
-
Kurangilah minum teh dan kopi, perbanyak makan buah-buahan dan makanan yang bergizi lainnya.
-
Usahakan setiap pagi setelah sarapan engkau minum juice jeruk, apel atau buah-buahan lainnya karena ia bisa mengurangi keinginan merokok.
-
Ketahuilah, barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik daripadanya, dalam waktu dekat atau jauh.
-
Dan terakhir, hendaknya semua itu dilakukan dengan ikhlas, serta keinginan kuat untuk meninggalkannya yang terbit dari dalam hatimu sendiri. (ain).
Disadur dari kitab:
RASA'ILUT TAUBAH MINAT TADKHIN MUHAMMAD BIN IBRAHIM AL-HURAIQI
Cari Artikel
YUFID TV CHANNEL
Artikel Populer
-
Tazkiyah, secara bahasa (harfiah) berarti Tathahhur, maksudnya bersuci. Seperti yang terkandung dalam kata zakat, yang memiliki makna mengel...
-
Sumber : Al-ikhwan Tazkiyatun Nafs merupakan hal yang penting yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW, s...
-
Pendahuluan Orang yang sedang ditimpa penyakit tidak perlu dicekam rasa takut selama ia mentauhidkan Allah dan menjaga shalatnya. Bahkan, me...
-
Oleh : Ulis Tofa. Lc. Sumber : Dakwatuna Tidaklah Allah swt. menciptakan peristiwa, atau kejadian sesuatu yang sia-sia. Manusia dianju...
-
Oleh : Syarifuddin Mustafa, MA. Sumber : Dakwatuna A llah SWT berfirman: ألا بذكر الله تطمئن القلوب Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah...
-
Oleh : Syarifudin Mustafa, MA. Sumber : Dakwatuna I man secara bahasa adalah kebalikan dari Kufur; yaitu pengakuan yang terpatri dalam hati...
-
Oleh : Fahmi Islam Jiwanto Sumber : Dakwatuna Mungkin semua sepakat bahwa kekayaan adalah hal yang menarik, yang diinginkan dan didambakan o...
-
Oleh : Dr. Attabiq Luthfi, MA. Sumber : Dakwatuna “Mereka (Para Jin) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya, di antara...
-
S esungguhnya dosa yang dilakukan oleh manusia itu pasti mempunyai ampunan dari Allah azza wa jalla. Tapi bagaimanakah caranya memperoleh am...
-
Oleh : Mochamad Bugi Sumber : Dakwatuna Maksud Hifzhul Jawarih Minadz Dzunub Al-hifzhu berarti menjaga, memelihara. Al-jawarih berarti bagia...
Labels
Test Link
Statistik
I Am John Doe

I am a front-end developer and UI designer. In my free time, I enjoy chasing my dog all over the house and collecting dust from my window sill.

5 Comments:
Posting Komentar